ANIMO, (I WISH) MORE THAN MUSIC
Friday, August 29th, 2008Oleh Luh De Suriyani
Saya menyukai Marjinal lebih ke bagaimana ia membangun komunitas dan bergembira di dalamnya. Marjinal, kelompok musik yang lebih suka disebut komunitas di kawasan Setu Babakan Jakarta ini dahsyat karena ia memberikan kebangkitan jiwa anak muda dan anak-anak, dalam lingkungannya.
Marjinal, yang bisa saya simak dari lagu-lagunya, review majalah musik, dan kata orang-orang, membuat bangga komunitasnya. Paling tidak membangunkan orang untuk berpikir dan refleksi saja. Mereka juga terlibat langsung dalam upaya mengubah sesuatu lewat aksi, tidak hanya menyanyi.
Musik bisa memberikan lebih banyak daripada sekadar didengar.
Keinginan seperti ini juga tak terbendung saya alamatkan ke Animo. Enam punggawa Animo adalah Eko Sumarsono (bass), Ami Rosady (vokal), Jeko Fauzy (gitar), Eko Wicaksono (keyboard), Affan Latanette (perkusi), dan Agus Mantoro (drum).
Saya mengenal perta kali Animo, kelompok musisi yang tinggal di Bali ini di launching Bali Blogger Community (BBC), Februari lalu. Trus konser sukarela selanjutnya dihibahkan pada teman2 di Rumah Sakit Jiwa di Bangli ketika BBC mengadakan bakti sosial. Animo, yang juga anggota BBC itu menyanyikan tiga lagu saat di Pitulasan ala BBC tersebut.
Baca selengkapnya>>www.balebengong.net
